Sejumlah santri dari Pesantren Sabilil Muttaqien, Magetan membentangkan kain dan memakai ikat kepala bertuliskan #Save Dahlan Iskan saat men...

Sejumlah santri dari Pesantren Sabilil Muttaqien, Magetan membentangkan kain dan memakai ikat kepala bertuliskan #Save Dahlan Iskan saat menjalankan aksi di depan kantor Pengadilan Negeri Surabaya, 17 November 2016. Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan kepada mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan. ANTARA/Moch Asim
Media-indo.info, Jakarta - Tim kuasa hukum Dahlan Iskan mengatakan HR, pengacara yang diduga menyuap Ajun Komisaris Besar Brotoseno, bukan pengacara mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara itu dalam perkara kasus sawah fiktif. Brotoseno ialah penyidik Bareskrim Polri yang menangani kasus cetak sawah fiktif 2012-2014.
"Orang berinisial HR yang dikatakan pengacara Pak Dahlan itu tak benar. Pengacaranya hanya kami bertiga," Perkataan juru bicara tim kuasa hukum Dahlan, Riri Purbasari Dewi, saat mendampingi kliennya menjalani Inspeksi kasus sawah fiktif di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Jumat, 18 November 2016.
Inspeksi Dahlan Jumat siang merupakan yang kelima kalinya. Terakhir Dahlan diperiksa Kamis kemarin. Namun di karenakan kondisi kesehatannya menurun, Inspeksi kemarin ditunda.
Riri menyebut dua nama pengacara lain yang ditunjuk Dahlan menangani kasus cetak sawah fiktif, yakni Imam Syafii dan Mursid Murdiantoro. "Kami selaku kuasa hukum sangat prihatin di karenakan Pak Dahlan sekarang panen fitnah. Pak Dahlan tak kenal pengacara yang bernama HR."
Baca:
Bertemu Pimpinan DPR, Rizieq Ngotot Minta Ahok Dipenjara
Pengacara Buni Yani Yakin Dua Anggota Timses Ahok ini Jadi Tersangka
Ahok Tersangka, Once Mekel Tetap Dukung Salam Dua Jari
Namun Riri tak menyangkal bahwa HR merupakan pengacara dari Jawa Pos Group. "HR ini merupakan corporate lawyer di beberapa perusahaan besar di Jakarta. Disorientasi satunya di Jawa Pos Group," katanya.
Walau begitu, dia menegaskan bahwa kliennya tak mengenal HR di karenakan sejak 10 tahun terakhir kliennya tak mengurusi manajemen. Dia pun yakin kliennya tak bersalah dalam kasus itu di karenakan apa yang kliennya lakukan menyangkut kebijakan.
Diberitakan sebelumnya Saber Pungli bekerja sama dengan Pengamanan Internal Polri (Paminal) mengamankan seorang anggota Polri yang menerima suap dari perkara cetak sawah yang ditangani Brotoseno tersebut. "Masih didalami apakah karena dari perbuatan tersebut untuk memperpendek kasusnya atau untuk menghilangkan kasusnya ini masih didalami," Perkataan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Kombes Rikwanto hari ini di Mabes Polri, Jakarta.
NUR HADI
COMMENTS