Media-Indo.info - Tersangka penistaan agama, Basuki Tjahja Purnama (Ahok), enggan berkomentar banyak terkait wawancara eksklusif dengan ABC...

Media-Indo.info - Tersangka penistaan agama, Basuki Tjahja Purnama (Ahok), enggan berkomentar banyak terkait wawancara eksklusif dengan ABC 7.30. Kepada media asing tersebut, Ahok menuduh pengkritiknya korupsi dan mengatakan bahwa aksi damai 4/11 merupakan Muslim garis keras, bermuatan politik, dan merupakan aksi bayaran.
Dalam berita ABC 7.30, Mantan Bupati Belitung Timur itu juga menuduh massa menerima uang Rp 500 ribu untuk Empati demo. Namun, Ahok tak jelaskan, siapa yang mendanai aksi demonstrasi terbesar yang pernah terjadi di negeri ini.
Namun, saat dimintai konfirmasi terkait pernyataannya, pejawat itu merasa pernyataannya di ABC 7.30 telah dipelintir. "Saya gak bilang menuduh kok. Saya kan bilang sampaikan supaya kita baca aja berita-berita yang ada, kan sosmed-sosmed (sosial media) ada, saya gak bilang kok. Lagian, saya ngomong apa aja juga dipelintir," ujar Ahok saat blusukan di Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (18/11).
Sebelumnya, Juru bicara FPI, Munarman tak terima dengan tudingan Ahok yang tak mempunyai dasar yang kuat. Munarman yang juga bagian dari GNPF MUI ini menyatakan tak ada yang mensponsori aksi tersebut. Bahkan, ia mengatakan rekening GNPF-MUI terbuka untuk publik.
Munarman pun menyebutkan print out lembaran rekening GNPF mencapai tujuh ribu lembar. "Itu di karenakan banyaknya masyarakat yang menyumbang," Perkataan Munarman dalam konferensi pers GNPF MUI di Jakarta, Jumat (18/11).
Munarman mengatakan pernyataan Ahok membuat kehebohan nasional bahkan internasional. "Perbuatan Ahok sangat berpotensi memecah belah bangsa," Perkataan Munarman. (rp)
COMMENTS